Surabaya, 31 Juli 2026 – Suasana tenang namun penuh antusias terlihat di Perpustakaan SD Khadijah 3 Surabaya. Sejumlah siswa tampak duduk melingkar di sekitar rak buku berbentuk pohon sambil asyik membaca berbagai koleksi bacaan yang tersedia. Momen ini menjadi gambaran nyata bahwa budaya literasi terus tumbuh dan berkembang di lingkungan sekolah. Kegiatan membaca yang dilakukan siswa pada waktu luang maupun saat jam kunjungan perpustakaan merupakan salah satu upaya sekolah dalam menanamkan kebiasaan membaca sejak dini. Melalui perpustakaan yang nyaman dan ramah anak, siswa diberikan kesempatan untuk mengenal berbagai jenis bacaan, mulai dari cerita bergambar, dongeng, pengetahuan umum, hingga buku-buku pengembangan karakter. Pada foto dibawah terlihat beberapa siswa dengan penuh konsentrasi membaca buku pilihan mereka. Ada yang membaca secara mandiri, ada pula yang saling berbagi cerita mengenai isi buku yang sedang dibaca. Pemandangan sederhana ini menunjukkan bahwa perpustakaan bukan hanya tempat menyimpan buku, tetapi juga menjadi ruang belajar yang menyenangkan bagi peserta didik. Perpustakaan SD Khadijah 3 terus berupaya menghadirkan suasana yang menarik agar siswa merasa betah berada di dalamnya. Salah satu daya tarik yang dimiliki adalah rak buku berbentuk pohon yang menjadi pusat perhatian siswa. Selain berfungsi sebagai tempat penyimpanan koleksi buku, rak tersebut juga memberikan nuansa kreatif yang mendukung semangat belajar dan membaca.

Budaya membaca merupakan bagian penting dalam dunia pendidikan. Melalui kegiatan membaca, siswa dapat memperluas wawasan, menambah kosakata, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta mengembangkan imajinasi. Berbagai program literasi yang diterapkan di sekolah juga bertujuan untuk membentuk karakter siswa yang gemar belajar dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Upaya menumbuhkan minat baca sejak usia sekolah dasar sejalan dengan berbagai gerakan literasi yang terus didorong oleh lembaga pendidikan dan perpustakaan di Indonesia. Kepala sekolah bersama pengelola perpustakaan berharap kegiatan membaca dapat menjadi kebiasaan positif yang dilakukan siswa setiap hari. Dengan membiasakan diri membaca, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga belajar memahami berbagai nilai kehidupan yang terkandung dalam setiap bacaan.

Selain menyediakan koleksi buku yang beragam, perpustakaan juga menjadi tempat yang mendukung interaksi positif antar siswa. Mereka dapat berdiskusi, bertukar informasi, dan saling merekomendasikan buku yang menarik untuk dibaca. Aktivitas seperti ini membantu menciptakan lingkungan belajar yang aktif dan kolaboratif. Keberadaan perpustakaan yang hidup dan ramai dikunjungi siswa menjadi salah satu indikator bahwa program literasi sekolah berjalan dengan baik. Dukungan dari seluruh warga sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, pustakawan, hingga orang tua, menjadi faktor penting dalam menumbuhkan kecintaan anak terhadap buku. Melalui berbagai kegiatan literasi yang dilaksanakan secara berkelanjutan, SD Khadijah 3 Surabaya berkomitmen untuk terus membangun generasi yang cerdas, berkarakter, dan gemar membaca. Semangat para siswa yang terlihat tekun membaca di perpustakaan menjadi harapan bahwa budaya literasi akan terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan mereka sehari-hari. Perpustakaan bukan sekadar tempat menyimpan buku, melainkan jendela ilmu yang membuka jalan menuju masa depan yang lebih cerah. Dari sudut-sudut baca yang sederhana inilah lahir berbagai mimpi, pengetahuan, dan inspirasi yang akan menemani perjalanan belajar siswa di masa mendatang. Dengan semangat membaca yang terus dipupuk, SD Khadijah 3 Surabaya optimis dapat mencetak generasi pembelajar yang siap menghadapi tantangan zaman dan terus berkembang melalui ilmu pengetahuan.